–ntah kenapa hari ini aku dengerin lagu ini berulang2…–
Perasaan ini, apa namanya
Kutakut untuk menyebut apa namanya
Bukan karena kutakut salah
Tetapi kutakut benar apa yang kurasa
Pedih yang menghujam di sanubariku
Hancurkan keyakinan yang menjadi kekuatanku
Aku jatuh lagi, skali lagi jatuh
Untuk sekian kali, namun kali ini kugalau
dipopulerkan oleh Peterpan…diposting malam2 olehku di blog sini karna lagu beginian gak bisa dipost di blog yang satunya kan? hyuukk….
Kulepas semua yang ku inginkan
Tak akan ku ulangi
Maafkan jika kau kusayangi
Dan bila kumenanti
Pernahkah engkau coba mengerti
Lihatlah ku disini
Mungkinkah jika aku bermimpi
Salahkah tuk menanti
Reff :
Takan lelah
Aku menanti
Tak hilang
Cintaku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan kukenang di hati saja
Kau telah tinggalkan
Hati yang terdalam
Hingga tiada cinta
Tersisa dijiwa
Beberapa hari lalu seorang teman yang tinggalnya nun jauh disana bertanya tentang lagu terbaru Padi yang judulnya Terluka (dari album terbaru Padi, Tak Hanya Diam) dan dia belom bisa menemukannya di Youtube.
Hehe..terus terang sih aku tahu kalo Padi keluar album baru tapi belom sempet ngikutin, biarpun beberapa waktu lalu udah sempet download cuplikan lagu-lagu terbarunya sebelum albumnya resmi beredar. Tapi udah gitu ya belom pernah ngikutin kabarnya lagi.
Berhubung lagi di Jogja, nginep di MM, sebelahnya persis kan toko kaset dengan inisial B yang cukup kondang di Jogja –di Semarang juga– yang cuma boleh disebut inisialnya aja karna ntar kata Priska disangka ngiklan kalo nyebut merek. Jadilah berbekal rasa penasaran karna konon kata teman dari temanku yang bernama Mas Yosep itu lagu Terluka katanya bagus (tapi aku sih berharap menemukan lagu laen yang lebih bagus dengan judul yang implikasinya lebih positif daripada ‘Terluka’—aku sedang tidak berselera dengerin lagu sedih menyayat hati menguras air mata).
Tapi apa daya, susah rupanya menyempatkan diri untuk mampir ke tetangga, toko kaset B itu. Karna apa? Yaaaa benaaarrr….pagi hari kami harus cabut menuju kantor DMC ato manalah tempat kami harus menunaikan tugas kami di Jogja, saat toko kaset B itu pun belum buka, dan pulang pada saat toko kaset B itu sudah tutup.hehehe…
Eitssss tapi kemaren sore akhirnya sempet maen ke Amplaz (Ambarukmo Plaza) — the most happening mall in Jogja… Hahaha…setelah seperti biasa tidak bisa menghindar dari godaan membeli alas kaki baru, akhirnya aku sempet mampir ke toko kaset berinisial DT yang konon dalam skala nasional lebih kondang… dan got it!! album terbaru Padi yang covernya warna meyah… Langsung beli deh plus beberapa vcd Barney buat nonik Sephine… iiihhhh, ga sabar ga sabar pengen dengerin… Setelah muter sana sini di Amplaz, ngejemput teman-teman BPKP di Safir, makan malam di Mang Engking, balik ke MM, mandi, pesen wedang jahe, duduklah aku siap mendengarkan lagu-lagu baru Padi (yang semoga bagus).
Seperti biasa aku dengerin semua lagu dulu dengan cara mengosongkan hati supaya semua lagu dapat aku rasakan dan aku nilai enak dan tidak enaknya secara adil…Karna aku bukanlah orang dengan musikalitas tinggi, bukan pengamat musik, dan hanya penikmat musik jadi maaf tidak bisa mengulas album ini dengan parameter-parameter kemusikan.
Seperti biasa sih overall album Padi selalu bagus. Dapat dinikmati dengan kelas di atas rata-rata..lirik yang bagus (kalimatnya bukan kalimat yang terlalu lugas tapi juga tidak terlalu puitis yang mendayu-dayu), musik yang enak (tapi tidak ada feel arogan), walaupun tetap dengan suara Fadly (yang secara ekspresi dan suara seperti ‘hidup enggan mati tak mau’)…
Ada satu lagu yang sejak pertama kali aku dengar langsung mencuri perhatian. Track nomer 2, judulnya Harmony. Mencuri perhatin karna di beberapa bait di awal lagu ini hanya diiringi gitar dengan instrumen laen mengisi pada akhir-akhir lagu. Mencuri perhatian karna vocal nya tidak terkesan hidup enggan mati tak mau… Tidak merdu sekali, tapi terasa lebih hidup, suaranya anget…hehehehe… Yang nyanyi ternyata Piyu!! Yak..mas-mas yang agak gimanaaa itu akhirnya ngisi vocal juga di sini. Liriknya bagus (dan biasa…dipas-pas in). Tapi bener deh … lagunya enyaaaaaaakkkk….aku sukaaaakkkkk….
Sebagai penikmat, lagu ini (menurutkuh) bener-bener bikin nikmat..apalagi kalo ditemani segelas wedang jahe dan pisang bakar…dan di luar hujan…bayangkanlah.. Maka mari kita nikmati saja lagu ini…
HARMONY – PADI
Aku mengenal dikau
Tak cukup lama…separuh usia ku
Namun begitu banyak..pelajaran
Yang aku terimaKau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Dan terwujud Harmony…
Segala kebaikan..
Takkan terhapus oleh kepahitan
Kulapangkan resah jiwa..
Karna kupercaya..
Kan berujung indahKau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud Harmony…
Yo ndremimil pagi2 yooo….
Hehehe…aku lagi di jogja nih!!lagi!!bosen!!
Jogja…officially called (by me) “kota sejuta lara, lukanya selalu terasa”, tapi yah lumayan lah drpd lumanyun di kantor. Jogja hari ini dibandingkan Jogja 3-4 tahun lalu pada masa aku sering mengunjunginya sudah banyak berubah. Yang sempet aku kumpulkan dari pengamatan jalan2 semalem, di Jogja sekarang banyak toko2 ato cafe ato apalah yang ada tulisan yang artinya bukanya sampe jam 24 alias 12 malem.. Jogja semakin menghidupkan dirinya…
Nginep di wisma mm…nice place…banyak bule (Priska pasti sukak)…Biarin Andy bete ngeliat aku nge-hotspot terus, daripada aku yang bete dipaksain maen game terus ama dia (aku tidak suka maen gameeeeee)…
Eh smalem makan di Seafood Bandara…enyak enyak enyak….mau lagi…Skarang lagi nunggu mba ofa dari DMC Region DIY jemput mo audit lapangan JRF ke Banguntapan..ntar siang rencana mo nyate klatak (huhuhu…sampe sekarang belom kesampean, cuman dipamerin doank ama pak aria…)…
Ngomong2 seafood Bandara…smalem pas disana ujan deresss…..suasana jadi menyenangkan…dingin…dan mreka nyetel lagu Sheila on 7 yang judulnya itu aku….mari kita nyanyi….
Ribuan hari aku menunggumu
Jutaan lagu tercipta untukmu
Apakah kau akan terus begini
Masih adakah celah di hatimu
Yang masih bisa tuk kusinggahi
Cobalah aku kapan engkau mahuTahukah lagu yang kau suka
Tahukah bintang yang kau sapa
Tahukah rumah yang kau tuju…
Itu aku..Coba keluar di malam badai
Nyanyikan lagu yang kau suka
Maka kesejukan yang kau rasaCoba keluar di terik siang
Ingatlah bintang kau sapa
Maka kesejukan yang kau rasaPercayalah.. itu aku…
Heyyy!! Itu akuuu…Hey!!!
Perriiihhhh denger lagu kaya gitu…edann…jadi nglamunin yang engga-engga…trus disambung lagi lagu Yovie n the Nuno - Inginku Bukan Hanya Jadi Temanmu…yuk nyanyi lagiiii
Inginku bukan hanya jadi temanmu.
Atau sekedar sahabatmu
Yang rajin dengar ceritamu
Tak perlu hanya kau lihat ketulusan
Yang sebenarnya tak kusangkal
Kadang ku hilang kesabaranMungkinkah akan segera mengerti
Seiring jalannya hari
Sungguh ku tergila padamu
Yang ada bila tak juga kau sadari
Akan kutempuh banyak cara
Agar engkau tau semua mauku
Biarkan aku untuk jadi kasihmu
Karna tak percaya ungkapan
Cinta tak harus memiliki
Terlambat jika aku harus berubah
Ku terlanjur ingini semua
Yang ada di dalam dirimuDan berulang mencoba
Tuk merebut hati dan cintamu
Sadarkah dirimu sering kau kesalkan aku
Bila masih saja kau menyebut namanyaSemua mauku….
Jogja…bahkan pada saat-saat seperti ini masih bisa bikin sakit… sakit rindu…
Pagi ini di Wisma MM… deket situ doank ada RS Panti Rapih…. Ah…pengen ke situ, periksa…tapi ga berani kalo sendiri… dan ntar malem masih akan ada lagi backsound batukku yang bikin capek dan Jogja yang juga bikin capek…
Kebiasaan buruk ku di metromini yang wajib diwaspadai adalah membebaskan pikiran masuk ke dalam alam khayal… Semoga santo pelindung manusia pengkhayal selalu melindungi dengan gelembung keamanan dari incaran para pemanfaat (beneficiaries…??? hahahaha….keracunan REKOMPAK-JRF..) dan mengamankan harta manusia pengkhayal yang ngga seberapa ini…
Pagi ini yang tiba2 masuk, nancep, meraja, merasuki dimensi pikirku (opo yo ono istilah ngono kui?) ya lagunya mbakku yang judulnya Only Hope ini… Mari kita simak bersama-sama daripada lagu jadul tapi enyak ini…. yuuu….
There’s a song that’s inside of my soul.
It’s the one that I’ve tried to write over and over again
I’m awake in the infinite cold.
But you sing to me over and over and over again.So, I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I know now you’re my only hope.Sing to me the song of the stars.
Of your galaxy dancing and laughing and laughing again.
When it feels like my dreams are so far
Sing to me of the plans that you have for me over again.So I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I know now, you’re my only hope.I give you my destiny.
I’m giving you all of me.
I want your symphony, singing in all that I am
At the top of my lungs, I’m giving it back.So I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I pray, to be only yours
I know now you’re my only hope.hmmmmm, hmmmmm, oooooh.
Rasanya pengen katakan pada-Nya : God, I mean it…I really do… if it’s not from You, just tell me…but if it exactly is, just show me, ok? let’s see…